Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Benar

Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Benar-.Artikel ilmiah merupakan prasyarat yang sangat umum dalam suatu lembaga pendidikan untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu. Tentu saja, membuat artikel ilmiah sendiri tidak semudah membuat artikel yang biasa Anda baca di beberapa website di Internet. Ada cara untuk membuat artikel ilmiah khusus dengan peraturan serupa dengan yang bersifat ilmiah.

Secara ilmiah berarti isi dalam artikel ilmiah itu sendiri adalah pernyataan yang dapat dihitung, empiris, dan menurut fakta atau setidak-tidaknya hasil kajian dan penelitian yang dilakukan sebelumnya. Untuk itu perlu dipahami dengan baik bagaimana menulis artikel ilmiah sehingga dapat menghasilkan tulisan yang baik. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Tentukan topik dan metode penulisan

Cara membuat esai ilmiah yang sukses dan bermakna tentunya dimulai dengan mengidentifikasi topi dan memilih metode penulisan yang sesuai dan relevan dengan topik yang sedang dibahas. Sebaiknya topik dan metode yang dipilih telah cukup dikuasai oleh calon penulis artikel ilmiah ini sendiri, untuk memfasilitasinya nanti.

2. Siapkan gambar dan tabel

Jangan biarkan artikel ilmiah Anda memberikan informasi ilmiah dan hanya ditampilkan dengan konten deskriptif tertulis. Tambahkan juga gambar dan tabel atau grafik untuk mendukung formulir penyampaian informasi agar lebih efektif dan mudah dibaca. Cara membuat artikel sains menggunakan presentasi interaktif seperti ini akan membuat artikel sains menjadi jelas dan mudah dipahami.

3. Tulis hasil pencarian

Bagian ini akan menjawab pertanyaan “Apa yang Anda temukan?”. Oleh karena itu, hanya hasil yang representatif dari penelitian Anda yang harus diberikan. Dan kemudian akan dimasukkan dalam bab pembahasan. Yang terpenting, referensi tidak boleh dimasukkan dalam bagian ini; Anda mengirimkan hasil Anda, sehingga Anda tidak dapat merujuk orang lain di sini. Jika Anda merujuk orang lain, itu karena Anda sedang mendiskusikan temuan Anda, dan itu harus dimasukkan dalam bagian diskusi.

4. Presentasikan hasil diskusi

Pada bagian ini menjelaskan apa yang didapat dari hasil pencarian. Anda perlu menulis pembahasan sesuai dengan hasil pencarian, tetapi jangan mengulang penulisan hasil pencarian. Di sini Anda perlu membandingkan hasil yang diterbitkan oleh jurnal referensi dengan Anda sendiri (menggunakan beberapa referensi yang tercantum dalam pendahuluan).

5. Jelas menyajikan kesimpulan

Bagian ini menjelaskan bagaimana penelitian Anda berkontribusi pada sains saat ini. Di beberapa majalah, ini adalah bagian terpisah; Di sisi lain, kesimpulan ditemukan di paragraf terakhir diskusi. Tanpa bagian kesimpulan yang jelas, pembaca akan kesulitan menilai artikel ilmiah Anda dan layak untuk dipublikasikan di jurnal. Anda dapat sampai pada kesimpulan umum atau khusus mengenai tujuan yang tercantum dalam pendahuluan.

6. Buat perkenalan yang menarik

Ini adalah kesempatan Anda untuk meyakinkan pembaca Anda bahwa penelitian Anda sepadan. Anda perlu mengutip beberapa karya asli dan penting, termasuk artikel ilmiah terbaru. Tips saat menulis pendahuluan: Jangan menulis terlalu banyak kata, harus singkat dan langsung. Jangan jadikan pendahuluan sebagai “pelajaran sejarah”.Perkenalan yang panjang membuat pembaca malas. Pengantar harus terstruktur dari era global ke sudut pandang tertentu, membimbing pembaca ke tujuan penulisan esai. Sebutkan tujuan artikel ilmiah dan strategi penelitiannya.

7. Tulis ringkasan

Ringkasan memberi tahu pembaca apa yang Anda lakukan dan hasil apa yang penting untuk penelitian Anda. Selain judul, abstrak adalah “iklan” untuk artikel Anda. Buat ringkasan semenarik mungkin dan mudah dipahami tanpa harus membaca keseluruhan artikel. Hindari penggunaan istilah, singkatan, dan referensi yang tidak biasa. Ringkasan memberikan deskripsi singkat tentang perspektif dan tujuan. Hasil pencarian juga ditulis tanpa terlalu banyak detail.

8. Pastikan judulnya singkat dan deskriptif

Ingat, agar metode pembuatan artikel ilmiah ini berhasil diterapkan, pastikan judul akhir yang digunakan singkat, langsung, dan deskriptif. Tentu saja tidak ambigu, jadi setelah Anda membacanya, orang tahu betul apa yang akan dibahas dalam artikel ilmiah. Hindari menggunakan kata-kata yang Anda tidak benar-benar tahu apa artinya.

9. Penerapan sistem indeks dan referensi

Pastikan Anda tidak melakukan plagiarisme, maka Anda harus menerapkan sistem indeks pada artikel ilmiah yang Anda buat. Sertakan referensi yang digunakan selama penelitian atau proses penelitian. Unggah dan kirimkan dalam format tulisan ilmiah yang sesuai. Tidak ada salahnya mencatat dari awal dengan sumber referensi yang digunakan, kemudian dicantumkan.

Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak berkontribusi dan berkontribusi dalam proses penyusunan artikel ilmiah ini. Bisa guru, sesama siswa, siswa, atau referensi dari penelitian yang dilakukan.

Baca juga:Trik Membuat Foto HD di HP dan Laptop